Pentingnya Membaca Nyaring (Read Aloud) pada Prestasi Anak

Pentingnya Membaca Nyaring (Read Aloud) pada Prestasi Anak

Membaca  nyaring (read aloud) saat ini bukan lagi menjadi hal asing, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Banyaknya toko buku, taman baca, bahkan aplikasi di smart phone semakin mempermudah aktivitas ini dilakukan dimana saja. Read aloud bukan sekedar aktivitas melihat atau membaca buku biasa, melainkan membaca dengan bersuara dan memperhatikan struktur kata, kalimat, frasa, intonasi, dan jeda. Aktivitas ini bertujuan mengajak pembaca dan pendengar untuk menangkap dan memahami informasi, pikiran, dan perasaan pengarang. Simak beberapa alasan pentingnya membiasakan read aloud berikut ini, agar ayah bunda semakin semangat menerapkannya pada buah hati.

Alasan Membaca Nyaring (Read Aloud)

Membaca nyaring akan membentuk hubungan erat antara pembaca, pendengar, dan buku. Hal ini tentunya akan berpengaruh positif pada tingkat pemahaman dan kecerdasan otak anak. Menurut Jim Trelease, satu-satunya kegiatan terpenting untuk membangun pengetahuan yang diperlukan bagi keberhasilan membaca pada akhirnya adalah membacakan  untuk anak-anak. Berikut alasan membaca nyaring (read aloud) yang pernah Ibu Roosie Setiawan sampaikan:

  1. Alasan Neurologi

Otak manusia menyimpan jutaan neuron yang saling terhubung, pada bayi neuron ini belum saling terhubung dan butuh rangsangan untuk terus berkembang. Salah satu rangsangan yang dapat diberikan adalah dengan read aloud. Aktivitas read aloud memiliki pengaruh yang besar pada perkembangan dan fungsi otak. Saat ayah bunda membacakan buku pada buat hati, hubungan antar sel-sel otak dan tautan baru akan terbentuk. Selain itu, read aloud  akan berpengaruh besar pada perkembangan bahasa dan imajinasi anak, serta menjadi kesempatan terbaik menanamkan kecintaan membaca seumur hidupnya.

  1. Alasan Pedagogi

Alasan pendidikan dari aktivitas read aloud, pembaca akan memberikan contoh cara membaca yang baik, benar, dan bermakna kepada pendengar. Selain itu akan memperkaya wawasan, meningkatkan konsentrasi, memacu buah hati untuk belajar lebih banyak dari dan tentang lingkungan mereka, serta menjadikan anak terpapar unsur-unsur yang dibutuhkan untuk belajar membaca. Semakin banyak anak terpapar aktivitas read aloud, akan semakin meningkatkan perkembangan otak sehingga lebih siap menerima pelajaran saat di sekolah dan menjadikannya anak yang berprestasi.

  1. Alasan Psikologi
Baca juga  Inilah Tanda Bayi Anda Sudah Siap Belajar Duduk

Aktivitas read aloud akan memicu rasa keingintahuan anak dengan memberikan penjelasan tentang cara kerja berbagai hal yang akan melatih anak mengenal berbagai teknik pemecahan masalah. Selain itu, semakin dini anak terpapar berbagai bahan bacaan akan mengasah kreativitas dan imajinasi anak dari buku yang dibacanya. Pun dengan read aloud akan ada ikatan emosional antara pembaca dan pendengar yang mampu menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan memiliki kenangan indah mengenai kegiatan membaca. Serta tanpa disadari, ternyata read aloud juga akan melatih anak belajar membaca dengan cara yang santai.

  1. Alasan Sosiologi

Secara sosial, anak yang terbiasa read aloud akan lebih siap belajar membaca dan meningkatkan kepercayaan diri, status sosial diantara teman sebayanya serta citra diri. Bahkan diusia muda anak memiliki kesadaran sosial dan lebih adaptif, tahu siapa yang bisa melakukan apa diantara teman-temannya. Kemampuan ini akan terbangun dengan sendirinya saat mental anak terbentuk setelah banyak mendapat wawasan dan pengalaman baru dari buku yang dibacanya.

Bagaimana ayah bunda, apakah setelah membaca artikel ini semakin yakin untuk merutinkan read aloud pada putra tercinta? Ternyata prestasi anak itu dapat dipupuk sejak dini dan dari lingkungan keluarga. Maka suatu kesalahan besar saat ayah bunda menuntut sepenuhnya kepada pihak pendidik atau sekolah untuk menjadikan ananda siswa berprestasi tanpa persiapan dan dukungan dari orang tua. Ayah bunda dapat mempersiapkan ananda agar berprestasi di sekolah dimulai dengan rutin read aloud. Aktivitas sederhana ini akan membentuk anak agar mau membaca, bisa membaca, kemudian gemar membaca. Saat anak gemar membaca maka minat baca anak akan tinggi, sehingga anak akan menganggap membaca dan belajar adalah aktivitas menyenangkan untuk mengisi waktu senggangnya. Semoga artikel ini bermanfaat, tetap semangat membersamai buah hati bertumbuh dengan maksimal ayah bunda.

Baca juga  Awas, Kenali Bahaya Bayi Melewati Fase Merangkak!

Leave a Reply

Your email address will not be published.