
BB/U adalah singkatan dari Berat Badan menurut Umur.
Ini adalah panduan untuk melihat apakah berat badan anak Anda sudah ideal, kurang, atau justru berlebih dibandingkan anak-anak seusianya.
——————————
## Cara Membaca Grafik BB/U
Di Buku KIA (buku pink) atau Posyandu, berat badan anak akan diplot ke dalam grafik. Berikut cara mudah memahaminya:
- Sangat Kurang (Severely Underweight): Berat badan jauh di bawah garis normal. Anak butuh penanganan medis segera.
- Kurang (Underweight): Berat badan di bawah garis normal. Anak berisiko mengalami kurang gizi.
- Normal: Berat badan pas dan berada di area hijau. Pertumbuhan anak berjalan baik.
- Risiko Berat Badan Lebih: Berat badan di atas garis normal. Perlu dipantau agar tidak obesitas.
——————————
## Catatan Penting untuk Ibu
- Bukan penentu stunting: BB/U hanya mengukur berat badan, bukan tinggi badan. Jadi, BB/U tidak bisa dipakai untuk menentukan anak stunting atau tidak.
- Tren lebih penting daripada angka: Jangan hanya melihat angka berat badan bulan ini. Yang paling penting adalah grafiknya selalu naik setiap bulan mengikuti jalur pitanya (tidak mendatar atau turun).
- Beda jenis kelamin, beda standar: Grafik untuk anak laki-laki (biasanya warna biru) dan anak perempuan (biasanya warna merah muda) itu berbeda. Jangan saling membandingkan.
——————————
## Apa yang Harus Ibu Lakukan?
- Timbang rutin setiap bulan: Datang ke Posyandu atau Puskesmas sampai anak berusia 5 tahun (60 bulan).
- Gunakan KMS Online untuk melihat hasil Indeks BB/U, TB/U, BB/TB dan IMT/U
- Jaga kualitas MPASI: Berikan makanan bergizi seimbang, terutama yang tinggi protein hewani (telur, ayam, ikan, daging) untuk mendongkrak berat badan.
- Konsultasi ke dokter: Jika grafik berat badan anak mendatar dua bulan berturut-turut (T-M-D-T atau Tidak Naik), segera periksakan ke Puskesmas atau dokter anak untuk dicari tahu penyebabnya.