Aug 26, 2026 Uncategorized

BB/U – Berat Badan menurut Umur

BB/U adalah singkatan dari Berat Badan menurut Umur.
Ini adalah panduan untuk melihat apakah berat badan anak Anda sudah ideal, kurang, atau justru berlebih dibandingkan anak-anak seusianya.
——————————
## Cara Membaca Grafik BB/U
Di Buku KIA (buku pink) atau Posyandu, berat badan anak akan diplot ke dalam grafik. Berikut cara mudah memahaminya:

  • Sangat Kurang (Severely Underweight): Berat badan jauh di bawah garis normal. Anak butuh penanganan medis segera.
  • Kurang (Underweight): Berat badan di bawah garis normal. Anak berisiko mengalami kurang gizi.
  • Normal: Berat badan pas dan berada di area hijau. Pertumbuhan anak berjalan baik.
  • Risiko Berat Badan Lebih: Berat badan di atas garis normal. Perlu dipantau agar tidak obesitas.

——————————
## Catatan Penting untuk Ibu

  • Bukan penentu stunting: BB/U hanya mengukur berat badan, bukan tinggi badan. Jadi, BB/U tidak bisa dipakai untuk menentukan anak stunting atau tidak.
  • Tren lebih penting daripada angka: Jangan hanya melihat angka berat badan bulan ini. Yang paling penting adalah grafiknya selalu naik setiap bulan mengikuti jalur pitanya (tidak mendatar atau turun).
  • Beda jenis kelamin, beda standar: Grafik untuk anak laki-laki (biasanya warna biru) dan anak perempuan (biasanya warna merah muda) itu berbeda. Jangan saling membandingkan.

——————————
## Apa yang Harus Ibu Lakukan?

  • Timbang rutin setiap bulan: Datang ke Posyandu atau Puskesmas sampai anak berusia 5 tahun (60 bulan).
  • Gunakan KMS Online untuk melihat hasil Indeks BB/U, TB/U, BB/TB dan IMT/U
  • Jaga kualitas MPASI: Berikan makanan bergizi seimbang, terutama yang tinggi protein hewani (telur, ayam, ikan, daging) untuk mendongkrak berat badan.
  • Konsultasi ke dokter: Jika grafik berat badan anak mendatar dua bulan berturut-turut (T-M-D-T atau Tidak Naik), segera periksakan ke Puskesmas atau dokter anak untuk dicari tahu penyebabnya.

sg