Perhatikan Tanda Bayi Anda Siap Berdiri Sendiri

Perhatikan Tanda Bayi Anda Siap Berdiri Sendiri!

Perkembangan kemampuan bayi adalah saat yang paling dinantikan setiap orang tua. Berbagai momen rasanya tidak ingin ayah bunda lewatkan, terutama saat melihatnya mulai berdiri hingga berjalan. Berjalan merupakan prestasi bayi yang sangat dinanti sebagai tanda pasti bahwa buah hati ayah bunda memasuki zona balita. Perlu ayah bunda ketahui beberapa fase bayi mampu berdiri sendiri, diantaranya:

  • Berdiri sendiri dengan bantuan: rentang usia 5,5 – 10 bulan dan rata-rata pada usia 7,5 bulan
  • Menarik diri untuk berdiri: rentang usia 6-11 bulan dan rata-rata pada usia 8 bulan
  • Merambat: rentang usia 7-12 bulan dan rata-rata pada usia 9 bulan
  • Berdiri sendiri: rentang usia 8-15 bulan dan rata-rata pada usia 11 bulan

 

Tanda Bayi Siap Berdiri Sendiri

Setiap bayi memiliki tahapan berdiri di usia yang berbeda-beda. Sebelum memberikan stimulasi berdiri dan belajar berjalan, perlu ayah bunda ketahui tanda bayi anda siap berdiri. Beberapa tanda bayi siap berdiri diantaranya:

  1. Tertarik untuk Berdiri

Bayi saat mulai mampu mengoordinasikan otot-ototnya dan menopang berat badannya. BAyi akan tertarik untuk memegang furnitur disekelilingnya untuk membantu berdiri. Gerakan jongkok-berdiri inipun akan semakin mengingkatkan kekuatan otot dan koordinasi kaki bayi, sehingga akan lebih siap berdiri sendiri dan berjalan.

Saat bayi anda mulai belajar berdiri, ayah bunda tidak perlu melarangnya, justru ayah bunda dapat membantunya berlatih dengan memberikan motivasi.  Motivasi ini dapat dilakukan dengan mengatakan “naik!”saat ia naik, dan “turun!” saat ia kembali berjongkok. Selain itu, ayah bunda juga bisa memotivasi dengan mengikuti gerakan mereka untuk jongkok berdiri.

  1. Berani Mengekspor Lingkungan Sekitarnya

Bayi yang sudah ada motivasi untuk berdiri akan mulai mandiri dan semakin tertarik untuk bergerak kedepan-belakang dan samping kanan-kiri sambil memegang benda. Gerakan ini akan membantu menguatkan otot bayi untuk menopang berat badan dan melatih keseimbangan saat mulai mengambil langkah, serta melatih kaki melangkah kedepan yang diperlukan saat berjalan.

Baca juga  Cara Mengatasi Anak Kecanduan Screen Time sesuai Pedoman WHO

Ayah bunda harus selalu mengawasi dan memastikan lingkungan sekitarnya aman dari barang berbahaya seperti coclokan listrik, taplak meja yang mudah ditarik, tangga, furniture yang bersudut bersudut tajam dan mudah pecah, serta tanaman atau barang yang tidak menempel di dinding dan mudah roboh.

  1. Berdiri Tanpa Bantuan

Salah satu pencapaian menakjubkan bayi adalah saat ia berani melepas pegangan dan berdiri sendiri. Diawal proses ini mungkin ada sedikit ketakutan pada bayi, namun lama kelamaan ia akan semakin percaya diri dan berani untuk berdiri lebih lama dari sebelumnya. Mereka akan semakin tertantang menguji dirinya untuk berdiri sendiri beberapa detik dan secara bertahap mampu berdiri dalam waktu lama. Hal ini menandakan bayi anda sudah memiliki keseimbangan dan stabilitas untuk berdiri sendiri.

Bayi butuh waktu untuk berproses dan berkembang sesuai usianya. Jika ayah bunda tidak ingin menghambat perkembangan motorik bayi, biarkan ia mengeksplor lingkungan sekitarnya. Ayah bunda cukup memastikan lingkungan sekitarnya aman, dalam pengawasan, dan jangan biarkan bayi anda menghabiskan waktunya di alat bantu seperti car seat, baby walker, stroller, bouncer, high chair dan sejenisnya. Semangat menstimulasi buah hati ya ayah bunda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *